Pirlo Bersukacita Raih Trofi Perdana Sebagai Pelatih

Kedua sosok itu merupakan dua sahabat saat masih aktif bermain.
"Kami adalah dua pelatih di dua bangku pemain cadangan yang penting, sekarang adalah tipe pekerjaan yang berbeda," tutur mantan gelandang AC Milan dan Inter Milan itu.
"Saya turut berduka untuk Rino, namun gembira untuk diri sendiri. Kami terlalu berkonsentrasi untuk bergurau di tepi lapangan pada malam ini."
Tekanan meningkat pada Pirlo setelah Juve takluk 0-2 dari Inter di Liga Italia beberapa hari silam, maka kemenangan ini diyakini dapat membungkam kritik yang dialamatkan kepadanya.
"Setelah pertandingan malam itu, kami tidak layak atas begitu banyak kritik dengan mempertimbangkan apa yang telah kami lakukan musim ini, maka saya gembira kami mendapatkan trofi ini pada malam ini," ujarnya.
"Itu merupakan bagian dari permainan, mudah untuk menyanjung dan menghujat orang. Saya telah terbiasa, sebab saya mengalami saat naik dan turun pada karier bermain saya yang panjang."
"Saya tahu terdapat klub yang solid di belakang saya, maka saya dapat fokus dan terus melakukan pekerjaan saya," kata Pirlo.(Antara/jpnn)
Pirlo menyatakan sukacita luar biasa, setelah membawa anak asuhnya meraih trofi perdana saat dilatih olehnya.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
- Juventus Pecat Thiago Motta, Sosok Ini Penggantinya
- Liga Champions: Inter Milan Tumpuan Italia, Pertahanan Patut Diacungi Jempol
- Setelah Mengatasi Inter, Juventus Alihkan Fokus untuk Menghadapi PSV di Liga Champions
- Juventus vs PSV: Si Nyonya Tua Menang Tipis 2-1
- Hasil & Jadwal Leg I Playoff ke 16 Besar Liga Champions
- Pengakuan Thom Haye soal Gaya Permainannya, Ternyata