PKB Soroti 5 Persoalan Pangan Sepanjang 2022

jpnn.com, JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merangkum, merefleksikan capain, dan melontarkan kritik terhadap capaian pangan nasional.
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mengatakan setidaknya ada lima persoalan pangan sepanjang 2022.
PKB memiliki landasan yang jelas, yakni kemandirian pangan, bukan ketahanan pangan.
"Kami terus berupaya agar paradigma kedaulatan pangan ini menjadi pandangan bersama, sehingga arah kebijakan pangan menyasar pada kemandirian, kedaulatan pangan," beber Daniel di Jakarta, Jumat (23/12).
PKB mendorong agar pertama anggaran untuk pangan harus ditingkatkan persentase dari APBN.
Hal itu akan memberikan ruang gerak dalam mengelola pangan, di antaranya anggaran tersebut untuk meningkatkan skill SDM Pertanian, upgrade teknologi pertanian, memperbaiki infrastruktur pertanian, kemudian yang utama adalah menerapkan UU perlindungan lahan yaitu UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
"Untuk menjaga lahan-lahan produktif untuk produksi pangan tidak beralih fungsi, sanksi tegas harus diterapkan. Jika lahan-lahan produktif ini tidak dilindungi maka lambat laun lahan-lahan akan terpinggirkan," katanya.
Berikut lima isu pangan yang menjadi sorotan PKB:
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merangkum, merefleksikan capain, dan melontarkan kritik terhadap pangan nasional.
- Wajar Harga Pangan Mahal, Zulhas Sebut akan Normal Seminggu Pascalebaran
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Santri Turun ke Desa, Kembangkan Pertanian dan Peternakan
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan