Please, Husnuzan Saja soal Keputusan Jokowi Kucurkan THR PNS

jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan menangkis tuduhan miring yang diarahkan ke Presiden Joko Widodo terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi TNI, Polri, PNS dan pensiunan. Menurutnya, kebijakan yang baik itu tak perlu dipolemikkan, apalagi dianggap punya motif politik.
"Tidak perlu dipolemikkan, apalagi dengan alasan-alasan pertimbangan fiskal dan alokasi dana bagi pelayanan publik, bahkan alasan politis. Saya rasa itu terlalu jauh dan makin menjauhkan kita dari permasalahan saat ini," kata Arteria seperti diberitakan JawaPos.com, Minggu (27/5).
Arteria meyakini kebijakan presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu telah melalui pertimbangan matang. Terlebih, kebijakan itupun telah melibatkan langsung menteri keuangan.
"Kita ambil positifnya, negara sudah berhasil meningkatkan taraf kesejahtraaan PNS dan pensiunan PNS. Nah sekarang kita tunggu aksi dan langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan status, peningkatan kesejahteraan serta pengembangan kapasitas tenaga honorer," tuturnya.
Legislator PDIP itu pun mengharapkan ada kabar baik bagi para tenaga honorer. "Semoga angin segar ini bisa berimbas pada keberpihakan negara terhadap para honorer, pejuang pelayan publik di Republik ini," sambungnya.(aim/JPC)
Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan menangkis tuduhan miring yang diarahkan ke Presiden Joko Widodo terkait pemberian tunjangan hari raya dan gaji ke-13.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Perusahaan Aplikator Hanya Beri BHR Rp50 Ribu untuk Driver Ojol, Begini Respons Wamenaker
- Hari Kedua Lebaran 2025, Menkop Budi Arie Kunjungi Joko Widodo
- Aksi Bang Jago Minta THR Sambil Bawa Golok di Kabupaten Bandung Viral di Medsos
- 5 Berita Terpopuler: Para Honorer Pilu, Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Mendesak, BKN Langsung Keluarkan 4 Instruksi Penting
- Gubernur Khofifah Mencairkan THR Guru di Jawa Timur Rp 412,6 Miliar