Please, Jangan Mengadu Marsekal Hadi dengan Jenderal Gatot

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Charles Honoris meyakini Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sudah memiliki pertimbangan matang dalam membatalkan mutasi sebagian perwira tinggi (pati) yang telah diputuskan di era kepemimpinan Jenderal Gatot Nurmantyo. Sebab, Hadi sebagai Panglima TNI pasti tahu kebutuhan di institusi yang dipimpinnya guna menoptimalkan jalankan roda organisasi.
"Setiap pemimpin juga pasti memiliki metodologi dan cara kerjanya sendiri," tegas Charles, Rabu (20/12).
Baca juga: Panglima TNI Batalkan Mutasi Pati Era Gatot, Ini Alasannya
Karena itu, Charles menyebut sah-sah saja ketika Marsekal Hadi memiliki kebebasan dalam mengisi jabatan-jabatan di TNI demi memenuhi kebutuhan organisasi. "Selama itu tidak melanggar aturan," katanya.
Selain itu Charles juga mengatakan, keputusan Marsekal Hadi membatalkan kebijakan di era Jenderal Gatot juga tak perlu dipolemikkan. "Tidak perlu juga mengadu-adu antara panglima baru dengan panglima yang lama," katanya.
Sebelumnya, Marsekal Hadi membatalkan sejumlah mutasi pati di institusinya yang diputuskan di era kepemimpinan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Hadi mengaku punya alasan tersendiri sehingga membatalkan kebijakan yang diputuskan semasa Gatot menjadi Panglima TNI itu.(boy/jpnn)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pasti memiliki pertimbangan matang dalam membatalkan mutasi sebagian perwira tinggi yang diputuskan di era Gatot Nurmantyo.
Redaktur & Reporter : Boy
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI