PLN Bangun Pembangkit Khusus Industri
Sabtu, 19 Maret 2011 – 04:24 WIB
Menurut Alwinsyah, pembangunan smelter tersebut memiliki arti sangat strategis karena akan bisa meningkatkan nilai tambah produk. Sebab, dengan adanya smelter, maka Antam tidak lagi akan mengekspor nikel dalam bentuk mentah.
Baca Juga:
Rencananya, lanjut dia, peletakan batu pertama atau ground breaking proyek smelter tersebut akan dilakukan pada November 2011 mendatang. Jika lancar, maka proyek diperkirakan akan tuntas pada 2014. "Jika nanti smelter itu beroperasi, maka kapasitas produksi feronikel Antam akan menembus angka 40 ribu ton per tahun," katanya.
Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko PT PLN Murtaqi Syamsuddin menjanjikan, jika ground breaking proyek smelter Antam dilakukan pada November 2011, maka PLN akan memulai pembangunan pembangkit listrik paling lambat awal 2012. "Sehingga, saat pabrik siap beroperasi, pembangkit juga sudah siap memasok listrik," ujarnya.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengapresiasi positif kerjasama PLN dan Antam ini. Menurut dia, model bisnis jual beli listrik ini tergolong model bisnis baru. "Biasanya, untuk memenuhi kebutuhan listrik kalangan industri, PLN menyediakan suplai listrik dari pembangkit existing (yang sudah ada, Red). Tapi, kali ini PLN akan membangun pembangkit baru," katanya.