PLN Kawal Pasokan Listrik ke KPU saat Pemilu

jpnn.com - JAKARTA - PT PLN terus memantau dan melakukan berbagai persiapan untuk meningkatkan pelayanan listrik saat pelaksanaan pemilu legislatif 9 April 2014 nanti. PLN juga sudah menghitung beban puncak khusus wilayah Jawa-Bali saat hari pencoblosan.
Menurut General Manager PLN Distribusi Jakarta dan Tengerang, Haryanto WS, beban puncak di wilayah Jakarta dan Tangerang pada tanggal 9 April 2014 diperkirakan sekitar 4.812 MW. “Sedangkan pada sistem Jawa Bali Madura, beban puncak diperkirakan sebesar 18.586 MW," ujarnya di Jakarta, Jumat (28/3).
Di samping itu, PLN secara khusus juga melakukan pemantauan terhadap obyek vital saat pemilu berlangsung. Misalnya Istana Negara, gedung MPR/DPR, Mabes Polri, kantor polisi, kantor KPU/KPUD, kantor pemda hingga level kelurahan, kantor pusat partai, kantor media, rumah sakit, Sekretariat Negara, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdana Kusuma.
Namun, ada beberapa tempat yang masuk dalam kategori pantauan khusus PLN saat Pemilu. "Untuk pantauan khusus pasokan listrik saat pemilu di Jakarta ditujukan kepada gedung MPR/DPR dan kantor KPU serta kantor-kantor peserta pemilu," pungkasnya.(chi/jpnn)
JAKARTA - PT PLN terus memantau dan melakukan berbagai persiapan untuk meningkatkan pelayanan listrik saat pelaksanaan pemilu legislatif 9 April
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pertamina Hormati Proses Hukum di Kejagung, Jamin Layanan Energi Masyarakat Tetap Optimal
- Dorong Kesetaraan Gender, Brantas Abipraya Dukung Kolaborasi Srikandi BUMN & UN Women
- Mentan Amran Ajak Penyuluh Pertanian Bikin Gebrakan Percepat Swasembada Pangan
- Luncurkan Reksa Dana Endowment Fund, BNI Asset Management Gandeng Unpad
- Aturan Baru, Barang Kiriman Jemaah Haji Maksimal Nilainya Rp 24,5 Juta Bebas Bea Masuk
- Kembangkan Kapasitas UMKM di Medan, Bank Mandiri Beri Pelatihan HAKI & Ekspor