PLN Siapkan Gardu Listrik Khusus untuk Amenitas di Labuan Bajo
Keduanya yaitu untuk jalur kantor bupati dan Wae Mata serta untuk jalur Kampung Ujung dan jalur Kantor Bupati.
Khusus jalur RSUD Marombok sudah diusulkan untuk jalur tersendiri, yakni dari PLTD Golo Bilas ke Marombok hingga sarana milik PDAM di Wae Mese.
Dengan demikian, kalau terjadi gangguan di Lembor maka di jalur itu tidak akan ikut terganggu.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut positif inisiatif PLN ini. Menurutnya, Labuan Bajo sebagai daerah terdepan yang mengunggulkan sektor pariwisata, perlu energi listrik.
"Semuanya ini membutuhkan pasokan listrik. Apabila Labuan Bajo bisa mengembangkan sektor pariwisata dan perikanan saja, Labuan Bajo bisa maju perekonomiannya," kata Menpar Arief Yahya.
Dengan bertambahnya pasokan listrik, lanjut Menpar Arief Yahya, para investor tidak akan ragu lagi turut membangun destinasi Labuan Bajo.
Sebab, selama ini, yang menjadi kendala pembangunan infrastruktur adalah pasokan listrik dan air bersih.
"Dengan bertambahnya pasokan listrik, pembangunan-pembangunan amenitas seperti hotel, resort, dan homestay akan bisa lebih cepat lagi," tukas Menpar Arief Yahya. (jpnn)
PT PLN ingin berperan dalam Indonesia Incorporated dalam mengembangkan pariwisata di salah satu destinasi prioritas Labuan Bajo.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Novita Hardini Sebut Penghapusan DAK Pariwisata akan Mencekik Daerah
- Pembukaan Program S2 King’s College London di KEK Singhasari Menandai Peluncuran HDZ & NHL
- Indef Tanggapi Wacana Pemisahan Ekonomi Kreatif dari Kemenpar
- Fadli Zon Sering Viral di Dunia Maya, Sandiaga pun Tertawa
- Malam Hari ke Cimanggis, Sandiaga Berbicara soal Keris
- Beber Bukti Brand Lokal Bayar Rp 500 Juta Untuk Ikut Event di Paris, Wanda Hamidah: Pembohongan Publik!