PLN Tangani Sendiri PLTP Sarulla
Rabu, 17 Agustus 2011 – 06:42 WIB

PLN Tangani Sendiri PLTP Sarulla
JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero), Dahlan Iskan menegaskan, PLN tetap pada keputusan semula untuk mengerjakan sendiri Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla (3x110 MW), Tapanuli, Sumatera Utara lantaran calon investor tidak kunjung merampungkan proses negoisasinya.
"Sarulla tetap dikerjakan sendiri. Saya tak melihat tanda-tanda bahwa investor Sarulla bisa menyelesaikan persoalan-persoalan tahun ini," kata Dahlan di Jakarta, Selasa (16/8).
Baca Juga:
PLTP Sarulla sebelumnya akan dikerjakan oleh konsorsium pimpinan PT Medco Geothermal Indonesia, anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). Namun hasil putusan direksi perseroan menyimpulkan PLN yang mengambil alih.
Pasalnya, pembicaraan Sarulla tidak kunjung selesai, padahal power plan ini sangat ramah lingkungan dan sangat menjanjikan. "PLN sudah menyelesaikan seluruh proses negosiasi tapi calon investor tidak juga bisa menyelesaikan negosiasinya dengan pihak terkait lainnya," ujarnya.
Baca Juga:
Dahlan mengatakan, perkembangan proyek itu sudah pada tahap persiapan barang-barang. Pihaknya khawatir jika PLTP itu tak segera dikerjakan akan mubadzir. Pihaknya juga menyesal kenapa tidak dari pertama dikerjakan sendiri, lantaran PLN sudah bekerja keras, dan tak melihat ada tanda-tanda penyelesaian.
JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero), Dahlan Iskan menegaskan, PLN tetap pada keputusan semula untuk mengerjakan sendiri Pembangkit Listrik
BERITA TERKAIT
- Kementerian BUMN dan PT Surveyor Indonesia Dorong UMKM Naik Kelas
- Dinar Galeri 24 Bagikan Sejumlah Tip Investasi Emas untuk Pemula
- Tidak Ada RON Oplosan, Penambahan Aditif tak Mengubah Oktan
- Mkasir Hadirkan Fitur Emergency Warning System, Ini Keunggulannya
- Kantongi Izin Kawasan Berkat, PT Globalindo Intimates Siap Dorong Ekspor Garmen dari Klaten
- Gaprindo Jelaskan Fakta Rencana Penyeragaman Kemasan Rokok