PM Australia dan Wakilnya 'Perang Terbuka' Kasus Perselingkuhan

"Saya tidak akan mengomentari atau menyoroti kepemimpinan Partai Liberal. Kami pun tak berharap mendapatkan komentar tersirat mengenai kepemimpinan Partai Nasional," kata Joyce.
Politisi Partai Nasional lainnya marah dengan situasi ini, dan secara pribadi menuduh PM Turnbull "tidak tahu bagaimana mekanisme Partai Nasional".
Seorang politisi senior Partai Liberal juga bingung dengan komentar Turnbull tentang Joyce kemarin. Dia menggambarkannya sebagai langkah berbahaya.
Meskipun beberapa politisi di kedua partai koalisi khawatir tentang pendekatan Turnbull, tanggapan provokatif Joyce pagi ini menjadikan kedua pihak saling bertentangan satu sama lain.
Turnbull berada di Tasmania dan sebelumnya mengatakan bahwa dia belum berbicara dengan Joyce hari ini.
Dia akan mengunjungi Amerika Serikat minggu depan dan kemarin mengumumkan bahwa Joyce tidak akan menjabat sebagai pelaksana tugas PM karena yang bersangkutan akan mengambil cuti.
Politisi Partai Liberal Kevin Andrews mengatakan PM Turnbull harus membatalkan perjalanannya untuk menyelesaikan perbedaan dengan Joyce.
Kepada Sky news dia mengatakan kedua orang ini perlu bertemu karena kalau tidak "sirkus ini akan terus berlanjut".
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana