PM Australia dan Wakilnya 'Perang Terbuka' Kasus Perselingkuhan

Perang Koalisi
Komentar pedas antara PM dan Wakil PM itu mengejutkan sejumlah politisi mereka di parlemen.
Salah satunya mengatakan "kehilangan kata-kata" melihat "peperangan terbuka" antara Perdana Menteri dan Wakil Perdana Menteri.
Pemimpin Partai Buruh yang beroposisi Bill Shorten juga menggambarkan situasi ini sebagai peperangan.
"Cara kedua orang ini berperilaku, keduanya tidak fit hari ini untuk jabatan tinggi yang saat ini mereka pegang," kata Shorten.
"Kemarin Turnbull mengumumkan perang terhadap Joyce," ujarnya.
"Hari ini, Joyce mengumumkan perang terhadap Turnbull," tambah Shorten.
Perselisihan tersebut membuat politisi Partai Liberal dan Nasional frustrasi.
Beberapa politisi Liberal percaya bahwa Joyce harus mengundurkan diri dari posisi kabinet dan melihat komentarnya hari ini sebagai bukti lain bahwa dia harus mundur.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana