PM Australia Larang Warganya Ikut Demonstrasi Pro-George Floyd
Jumat, 05 Juni 2020 – 22:31 WIB

Perdana Menteri ke-30 Australia Scott Morrison. Foto: Reuters
Kematian George Floyd yang terjadi usai penangkapannya pada Senin menuai gelombang protes di AS, melepaskan amarah yang terpendam atas bias rasial dalam sistem peradilan kriminal AS.
Sejumlah unjuk rasa berubah menjadi brutal saat para demonstran memblokir lalu lintas, membakar ban dan bentrok dengan polisi antihuru-hara, yang beberapa di antaranya menembakkan gas air mata dan peluru karet dalam upaya membuat situasi kembali kondusif. (ant/dil/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Perdana Menteri Australia Scott Morrison meminta warga untuk tidak menghadiri demonstrasi Black Lives Matter terkait kematian George Floyd oleh seorang polisi di Amerika Serikat.
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi
- Terungkapnya Tindakan Kekerasan di Sejumlah Pusat Penitipan Anak di Australia
- Kabar Australia: Gaji AU$ 100.000 Belum Tentu Cukup untuk Sewa Rumah
- Bagaimana Peluang Timnas Indonesia Lulus Piala Dunia 2026 Seusai Dihajar Australia?
- Timnas Indonesia Kalah Terlalu Banyak, Kluivert: Kami Tak Pernah Menundukkan Kepala