PM Palestina: Ini Akhir dari Solusi Dua Negara
jpnn.com, RAMALLAH - Otoritas Palestina mengecam terbentuknya pemerintah baru di Israel hasil koalisi Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz, Senin (20/4).
Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh langsung menjuluki koalisi tersebut sebagai pemerintah aneksasi.
"Terbentuknya sebuah pemerintah aneksasi di Israel mengakhiri solusi dua negara dan dimulainya pelucutan hak-hak rakyat Palestina," ujar Perdana Menteri Palestina Shtayyeh di akun Twitter miliknya.
Pemerintah baru Israel ini tetap dipimpin Netanyahu selama 18 bulan ke depan. Artinya, pemimpin Partai Likud itu punya waktu satu setengah tahun lagi untuk mewujudkan ambisinya mencaplok wilayah tepi barat.
Berdasarkan kesepakatan dengan Gantz, Netanyahu kini berhak untuk mengusulkan rencana perdamaian Presiden AS Donald Trump untuk dibahas parlemen. (AFP/dil/jpnn)
Otoritas Palestina mengecam terbentuknya pemerintah baru di Israel hasil koalisi Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz, Senin (20/4).
Redaktur & Reporter : Adil
- Penangkapan Duterte, Tinjauan Tentang Kedaulatan Negara dan Yurisdiksi ICC
- Waka MPR Hidayat Nur Wahid: Netanyahu Lebih Pantas Ditangkap ICC Dibandingkan Duterte
- Presiden Mahmoud Abbas Tegas, Tolak Seruan Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
- Merespons Usulan Trump, Pejabat Saudi: Pindahkan Warga Israel ke Alaska dan Greenland
- Drone dari Lebanon Menghantam Kediaman PM Israel Benjamin Netanyahu
- Paus Fransiskus Sebut Israel dan Palestina Sama-Sama Bersalah