PNM Dorong Pengembangan Kapasitas Usaha Nasabah lewat Program Studi Banding
![PNM Dorong Pengembangan Kapasitas Usaha Nasabah lewat Program Studi Banding](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/normal/2023/07/14/direktur-utama-pt-pnm-arief-mulyadi-mengatakan-pihaknya-teru-orx8.jpg)
"Modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan/studi banding, serta berbagi info dan pengalaman," ucap Arief.
Arief menuturkan bahwa semua orang memiliki kemampuan dan kemauan untuk produktif, kendala yang masih sering ditemui karena mereka tidak mempunyai kesempatan dan akses-akses.
"Untuk itulah kami hadir, melalui program PNM Mekaar menjadi satu momemtum orang untuk mengaktualisasikan kemampuan produktifnya, dalam bentuk pembelajaran edukasi dan literasi awal bagaimana memperlakukan usaha secara baik,” tandasnya.
Adapun studi banding adalah program pemberdayaan yang dirancang melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang secara khusus membahas tentang hidroponik yaitu cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, biasanya dikerjakan dalam kamar kaca dengan menggunakan medium air yang berisi zat hara.
PNM memberikan fasilitas studi banding ini guna terciptanya akses bagi para nasabah.
Salah satunya Indra Wati, Nasabah PNM asal Kendari, Sulawesi Tenggara, yang saat ditemui mengatakan bahwa dia merasa sangat senang karena ilmu baru.
Indra Wati juga berterima kasih karena sejak bergabung menjadi nasabah PNM pelatihan-pelatihan seperti ini bisa ia dapatkan untuk bekal mengembangkan usahanya nanti.(mcr10/jpnn)
Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pemberdayaan kepada nasabah PNM Mekaar.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- BRI Insurance Tingkatkan Literasi Asuransi kepada Pelaku UMKM
- Produk Nasabah PNM Kini Tersedia di Area Whoosh
- 1.000 Bibit Pohon Ditanam untuk Kelestarian Lingkungan di Babel
- PNM Bina Warga Desa Tanjung Bunut Olah Nanas jadi Sumber Penghasilan
- Berdayakan Perempuan, PNM Perluas Program Rumah Pangan
- Perkuat Sinergi, PNM Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan