Polda Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Dua Remaja di Monas

Argo mengatakan, pada hari Sabtu sore pukul 15.00 WIB kepolisian mendapatkan laporan seorang remaja berumur 13 tahun pingsan di luar kawasan Monas. Tepatnya di seberang Markas Besar Angkatan Darat yang ada di depan kawasan Monas.
"Ada Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) membawa pakai ambulans dibawa ke RS m Tarakan. Setelah dicek di RS Tarakan masih hidup," katanya.
Namun pada malam harinya korban dinyatakan meninggal dunia. Sehingga dipastikan bukan karena ikut pesta rakyat di Monas.
“Korban meninggal dunia dikarenakan suhu badan yang tinggi dan kekurangan cairan atau dehidrasi," ujar Argo.
Kemudian pada Minggu (29/4), kepolisian mendapatkan informasi ada remaja berumur 11 tahun meninggal di RS Tarakan. Remaja itu meninggal dunia pada pukul 05.00WIB.
"Setelah kami tanya dokter yang jaga, yang bersangkutan kekurangan cairan atau dehidrasi dan suhu badan tinggi. Menurut keterangan orang tua korban, korban ada keterbelakanagan mental," ujar dia. (mg1/jpnn)
Kepolisian masih mengusut dugaan kematian dua remaja di Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu (28/4) lalu ketika ada acara bagi-bagi sembako.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
- Pemprov DKI Jakarta Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca Jika Hujan Terus Mengguyur
- Hujan Guyur Jakarta, Banjir Merendam Kawasan Monas
- Sambut Imlek, Sukarelawan Lita Machfud Arifin Bagi Sembako kepada Warga Pecinan Surabaya
- 5 Spot Terbaik di Jakarta untuk Saksikan Pesta Kembang Api Tahun Baru
- Momen Libur Sekolah dan Nataru, Berikut Wisata Gratis di Jakarta untuk Keluarga
- Puluhan Ribu Kader Hadiri Fun Run dan Walk, Kampanyekan Indonesia Tanpa KDRT