Polda Lampung Mengerahkan 3.630 Personel untuk Pengamanan Libur Nataru

jpnn.com, LAMPUNG - Polda Lampung mengerahkan 3.630 personel dan mendirikan 68 pos strategis di seluruh provinsi untuk pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025.
Dengan perinciannya, 49 Pos Pengamanan (Pos Pam), 18 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 1 Pos Terpadu. Langkah ini bertujuan untuk menjamin keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat selama masa liburan.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan bahwa pos-pos tersebut ditempatkan di titik vital seperti jalur tol, jalan arteri, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, hingga Pelabuhan Bakauheni.
“Kami ingin memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar. Fokus kami adalah pengaturan lalu lintas, pengamanan lokasi strategis, serta pelayanan kesehatan,” ujar Helmy, Selasa (17/12).
Operasi Lilin Krakatau 2024 yang berlangsung 11 hari, mulai 23 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, melibatkan personel gabungan dari kepolisian, TNI, Dishub, Dinkes, Satpol PP, Basarnas, dan instansi lainnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 270 personel TNI, 291 personel Dishub, dan 256 personel Dinkes ikut mendukung pengamanan liburan.
“Kami akan melaksanakan patroli intensif dan memastikan kesiapan transportasi, distribusi BBM, serta keamanan tempat ibadah,” tambah Helmy.
Sebanyak 49 Pos Pam ditempatkan di lokasi rawan kepadatan, seperti gereja, pasar, dan jalur strategis. Di sisi lain, 18 Pos Yan dilengkapi fasilitas istirahat dan layanan kesehatan untuk masyarakat.
Polda Lampung mengerahkan 3.630 personel dan mendirikan 68 pos strategis di seluruh provinsi untuk pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025.
- Gubernur Kaltim Larang Kendaraan Dinas Dipakai untuk Mudik dan Liburan
- Kasus Oknum TNI Tembak 3 Polisi Bukan Masalah Antarinstitusi, Seorang Brimob Tersangka
- Info Terbaru dari Kasus Sabung Ayam di Way Kanan: 1 Polisi jadi Tersangka
- Kasus Penembakan 3 Polisi dan Setoran Judi Sabung Ayam, TNI-Polri Perlu Lakukan Ini
- Ini Kata Komnas HAM soal Kasus 3 Polisi Diduga Ditembak Oknum TNI
- Kapolda Bilang Isu Setoran Judi Sabung Ayam Hanya Asumsi tanpa Bukti