Polda Metro Jaya: Semua Tahanan yang Masuk Sel Harus Swab Test
Kamis, 01 Oktober 2020 – 11:20 WIB

Ilusrasi petugas melakukan tes swab COVID-19. Foto: Ricardo/JPNN.com
"Tahanan yang masuk di sini harus di-swab ya. Di-swab apakah dia memang positif atau tidak. Sejak dari awal dan itu rutin kami lakukan. Jadi rutin kami lakukan rapid test dan juga swab kami lakukan di rumah tahanan Polda metro jaya ini," tegas Yusri.
Hal itu disampaikan Yusri menjawab pertanyaan awak media atas perbedaan pendapat terkait meninggalnya satu tahanan Polda Metro Jaya yang dikabarkan karena Covid-19.
Sebelumnya diberitakan, seorang tahanan Polda Metro Jaya dikabarkan meninggal akibat terpapar virus Covid-19. Tahanan yang meninggal itu diketahui merupakan SWS (84), dokter yang terlibat praktik aborsi ilegal di klinik Jalan Raden Saleh 1 Kenari, Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (3/8) lalu.
Kabar meninggalnya dokter yang terlibat dalam praktik aborsi ilegal di Raden Saleh itu dibenarkan Kepala Bagian Humas Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta, AKBP Kristianingsih.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menegaskan setiap tahanan kasus yang masuk di Polda Metro Jaya harus menjalani swab test.
BERITA TERKAIT
- Perusahaan Travel Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penipuan
- Masa Penahanan Nikita Mirzani Diperpanjang hingga 40 Hari
- Alasan Polisi Perpanjang Penahanan Nikita Mirzani
- Wanita di Depok Dirampok dan Diperkosa
- Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Dibongkar Polisi, Sahroni Mengapresiasi
- Polisi Panggil Aktivis KontraS Seusai Mengeruduk Lokasi Pembahasan RUU TNI