Polisi Banting Mahasiswa, Kapolresta Tangerang Meminta Maaf

Sehingga berujung saling dorong-mendorong dengan aparat kepolisian hingga terjadi bentrokan antara mahasiswa dan polisi.
Wahyu memngatakan saat ini, MFA sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Harapan Mulia.
Menurutnya, berdasar hasil kesimpulan pemeriksaan, kondisi fisik baik dan sudah sadar secara penuh.
Wahyu mengatakan pihaknya juga sudah memberikan obat atau vitamin untuk MFA.
“Hanya saja, untuk rontgen secara lengkap hasilnya akan diambil besok," katanya.
Sementara itu, lanjut Wahyu, terhadap oknum anggota pengamanan massa demonstrasi berinisial Brigadir NP, saat ini sedang menjalani pemeriksaan Divisi Propam Mabes Polri yang didampingi Propam dari Polda Banten.
Selain itu, dari oknum pengamanan tersebut secara pribadi sudah menyampaikan maaf kepada korban beserta keluarganya atas perbuatan yang telah dilakukannya.
"Oknum pengamanan ini sudah minta maaf kepada korban, dan beliau juga menyampaikan tidak ada tujuan untuk mencelakai korban," ujarnya.
Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro secara terbuka permohonan terbuka kepada publik, setelah seorang polisi membanting mahasiswa yang sedang demo.
- Mensesneg Terima 9 Tuntutan BEM SI yang Satu Isinya Tolak Cewe-Cawe Jokowi
- Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Spanduk Tolak Asas Dominus Litis Bertebaran
- Demo Indonesia Gelap, Mahasiswa Teriak Omon-Omon ke Menteri Utusan Prabowo
- Demo Indonesia Gelap: Mahasiswa UBK Serukan 'Kabinet Gemuk Rakyat Kurus'
- Demo di Semarang, Mahasiswa Bentangkan Spanduk Indonesia Gelap & Poster Prabowo Ndasmu
- Demo Mahasiswa di Semarang Hari Ini: Indonesia Sekarat!