Polisi Bekuk Terduga Pembunuh Wartawan Dalam Drum Plastik

jpnn.com, JAKARTA - Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya membekuk satu terduga pelaku pembunuhan terhadap Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi. Terduga pelaku yang berinisial N dibekuk di kawasan Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/11).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan, saat ini N masih dalam pemeriksaan penyidik. Menurutnya, Polda Metro Jaya dalam posisi membantu Polres Bogor yang mengusut kasus kematian Dufi.
“Intinya Polda Metro membantu Polres Bogor. Mengingat (domisili) korban di (wilayah hukum) Polda Metro Jaya dan pelaku juga,” kata dia, Selasa.
Argo menambahkan, terduga pelaku akan diserahkan ke Polres Bogor. Sebab, lokasi korban ditemukan tewas dalam drum plastik berwarna biru di kawasan Industri Kembangkuning, Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal masuk wilayah Bogor, Jawa Barat.
Karena itu Argo juga belum mengetahui motif terduga pelaku menghabisi Dufi. “Silakan ke Polres Bogor,” imbuh dia.
Sebelumnya Dufi ditemukan pertama kali oleh seorang pemulung pada Minggu (18/11) sekitar pukul 6.00 WIB pagi di Kawasan Industri Kembang Kuning, Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Korban adalah warga Tangerang yang pernah menjadi wartawan di Harian Rakyat Merdeka, Indopos dan belakangan ini bekerja di TVMu milik Muhammadiyah.(elf/JPNN)
Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya membekuk seorang berinisial N yang menjadi terduga pelaku pembunuhan terhadap Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Bebaskan WN India Tersangka Penggelapan, Polisi Rusak Iklim Investasi & Abaikan Asta Cita Prabowo
- Ditpamobvit Polda Metro Jaya Bersama SHW Center Berbagi Takjil Bulan Ramadan
- Kapolda Metro Abaikan Laporan Perusahaan Saudi soal RJ WN India di Kasus Penggelapan
- Polisi Dinilai Selewengkan Restorative Justice di Kasus WN India Vs Perusahaan Saudi
- Nikita Mirzani Ditahan di Polda, Lucinta Luna Ungkap Harapannya
- Ditahan di Polda Metro Jaya, Nikita Mirzani Pengin Dijenguk 2 Orang Ini