Polisi Bongkar Pabrik Miras Oplosan Berkedok Usaha Travel di Pekanbaru
jpnn.com, PEKANBARU - Sekilas tak ada berbeda dengan rumah berbalut cat warna kuning nomor 4 di Komplek Pesona Jalan Kulim, Kelurahan Kampung Baru.
Rumah milik Linda yang dikontrakan kepada Rasali Salim dijadikan sebagai tempat pengoplosan Minuman Keras (Miras) berbagai merk.
Kini, rumah tersebut telah dipasangi garis police line. Usai penggerebekan yang dilakukan Tim Ditreskrimsus Polda Riau, Selasa (1/8) lalu sekitar pukul 11.30 WIB.
Suasana lingkungan perumahan terbilang sepi, disamping kiri dan kanan rumah yang kontrak Rasali Salim tampak kosong tak berpenghuni. Sebagai pengamanan pengontrak rumah memasang CCTV yang ditanam di tanah.
Seorang warga Yusuf mengaku, tak mengetahui bahwasanya rumah tersebut dijadikan sebagai tempat pengoplosan miras. Selama ini dia, hanya tahu dijadikan sebagai tempat usaha menjalan travel.
"Pengontrak tinggal belum genap setahun. Tempat itu dijadikan untuk usaha travel," ujarnya kepada Riau Pos (Jawa Pos Group), Rabu (2/8) kemarin.
Pria berusia 67 tahun itu menambahkan, dirinya kerap bertemu dengan penghuni rumah ketika menyapu halaman rumahnya. Namun tidak mengetahui siapa namanya.
"Tidak pernah tau nama, hanya tegur sapa saja, sedangkan aktivitas mobil keluar masuk rumah sekitar pukul 03.00 hingga pukul 05.00 WIB," imbuh mantan ketua RW
Sekilas tak ada berbeda dengan rumah berbalut cat warna kuning nomor 4 di Komplek Pesona Jalan Kulim, Kelurahan Kampung Baru.
- Jenazah Korban Penembakan Aparat Malaysia Tiba di Riau
- Miris, 7 Pemotor Bersenjata Tajam yang Ditangkap di Pekanbaru Masih Bocah Ingusan
- Ada Sindikat Penjual Bayi Promosi di TikTok, Sahroni Minta Polri Tingkatkan Patroli Digital!
- 6 Anggota Sindikat Penjual Bayi Ditangkap di Pekanbaru, Korban Orang Tak Mampu
- Menyamar Jadi Pembeli, Ketua Komnas PA Riau Ungkap Penjualan Bayi di Pekanbaru
- 3 Wanita Penjual Bayi Ditangkap di Pekanbaru, Seorang Bidan Terlibat