Polisi Bongkar Prostitusi Berkedok Warung Kopi di Jambi

jpnn.com, JAMBI - Polsek Pelepat Resor Bungo berhasil mengungkap bisnis prostitusi berkedok warung kopi (Warkop).
“Iya, pengungkapan ini Rabu (21/2) lalu. Bisnis prostitusi ini berkedok warung kopi,” ujar Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi, seperti dilansir Jambi Ekspres hari ini (27/2).
Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas di warung kopi tak jauh dari Bukit Apit, Dusun Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.
Selanjutnya, dilakukan penyelidikan. Ternyata informasi tersebut memang benar adanya. Untuk menjaga situasi tetap kondusif maka dilakukan tindakan persuasif.
“Memang terjadi dugaan tindakan asusila di lokasi itu,” bebernya.
Kemudian, pemilik warung yang diduga selaku Mucikari dan beberapa pekerja (PSK,red) ke Polsek Pelepat.
Mereka diberikan arahan, serta membuat surat pernyataan agar tidak menjual minuman keras dan bisnis prostitusi.
Dalam penandatangan surat pernyataan tersebut, disaksikan oleh Ketua Lembaga Adat, tokoh masyarakat Kampung Bukit Baru, Kepala Kampung Bukit Baru dan kepala Kampung Sungai Dingin.
Polsek Pelepat Resor Bungo berhasil mengungkap bisnis prostitusi berkedok warung kopi (Warkop).
- Gang Royal Tambora Jakbar Jadi Lokasi Prostitusi, PSK Pada Kabur
- Mami U jadi Tersangka Prostitusi di Mansion Semarang
- Polisi Selidiki Dugaan Prostitusi di Balik Striptis Mansion Executive Karaoke Semarang
- Eh, Ada Tempat Karaoke di Semarang Menyuguhkan Striptis
- Istri Mantan Atlet Australia Ingin Suaminya Ikut Diadili dalam Kasus Prostitusi
- Buka Cabang di Jakbar, Warkop Medan Hadirkan Beragam Kuliner, Harga Mulai Rp10 Ribuan