Polisi Bongkar Sindikat Penadahan Gegara Tukang Bubur Jadi Korban Penipuan

jpnn.com, JAKARTA - Seorang pria bernama Rasidi (34) menjadi korban penipuan di kawasan Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten. Akibatnya, korban yang berprofesi sebagai tukang bubur itu itu kehilangan sepeda motornya.
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra mengungkapkan, Rasidi menjadi korban penipuan pada Jumat pekan lalu (8/10).
Semula Rasidi yang berjualan bubur di Jalan Raya Nagrak, Kabupaten Tangerang didatangi pelaku berinisial D yang berpura-pura membeli bubur pada Kamis (8/10) pukul 14.00 WIB.
Kemudian, secara tiba-tiba pelaku menawarkan kerja sama kepada Rasidi. Tawarannya ialah pesanan bubur sebanyak 500 porsi untuk karyawan bandara.
Keesokan harinya sekitar pukul 12.30 WIB, tersangka kembali menghubungi korban. "Minta dijemput di Perum Villa Regency Kotabumi. untuk mengajak korban ke Bandara Soekarno Hatta guna melakukan pengecekan tempat order," kata Adi, Kamis (15/10).
Sesampainya di area parkir Terminal 2A Bandara Soekarno-Hatta, pelaku meminjam motor Rasidi. Selain itu, pelaku juga meminta surat tanda nomor kendaraan (STNK) motor milik Rasidi dengan alasan hendak mengurus izin masuk area kantor Otoritas Bandara Soekarno-Hatta.
Rasidi yang baru mengenal pelaku selama 2 hari lantas menunggu selama beberapa jam. "Namun tersangka tidak kunjung datang kembali," ujar Adi.
Oleh karena itu Rasidi melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan membekuk pelaku beberapa hari kemudian di rumahnya daerah Neglasari, Kota Tangerang.
Seorang tukang bubur bernama Rasidi menjadi korban penipuan konsumennya yang berujung pencurian sepeda motor
- Perusahaan Travel Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penipuan
- Fuji Laporkan Mantan Rekan Kerja ke Polisi
- 3 Berita Artis Terheboh: Fuji Mengaku Ditipu, Inara Rusli: Enggak Heran
- Bareskrim Ungkap Penipuan Berkedok Trading Kripto, Kerugian Capai Rp 105 Miliar
- Bea Cukai Ingatkan Pentingnya Wawas Diri Terhadap Penipuan Mengatasnamakan Instansi
- Marak Penipuan Kripto, Upbit Indonesia Bagikan Cara Aman Berinvestasi