Polisi Bunuh Seorang Tersangka Penghina Sahabat Nabi Pakai Kapak

jpnn.com - ISU penghinaan agama memang sedang menghangat di Pakistan. Beberapa waktu lalu, pasangan penganut Kristiani tewas dimassa lantaran dituduh menghina agama Muslim. Rabu (5/11) lalu, giliran seorang tahanan dihabisi polisi dengan menggunakan kapak lantaran menghina para sahabat nabi.
Pria bernasib nahas itu adalah Tufail Haider. Pria 50 tahun tersebut ditahan di rutan kantor polisi Civil Lines, sebelah timur kota Gujarat, Pakistan.
Informasinya, Haider adalah penganut Islam Syah yang minoritas di Pakistan. Dia ditangkap kemudian dijebloskan ke dalam tahanan lantaran melakukan penghinaan kepada beberapa sahabat Nabi Muhammad.
“Saat ditahan, Haider terus menerus melontarkan komentar yang merendahkan sahabat nabi dan melecehkan polisi. Dia tampak mengalami ketidakseimbangan mental,” kata Ali Raza, seorang petugas jaga kepada AFP.
Ternyata omelan Haider memancing emosi Asisten Sub-Inspektur Polisi Faraz Naveed, 36, yang bertugas di kantor polisi itu. Naveed pun mendatangi Haider di dalam tahanan sambil menenteng kapak.
Tanpa basa-basi Naveed menghabisi Haider dengan kapaknya. “Kini Naveed sudah ditangkap atas pembunuhan itu dan proses hukumnya sudah berlangsung,” tambah Ali. (AFP/mas)
ISU penghinaan agama memang sedang menghangat di Pakistan. Beberapa waktu lalu, pasangan penganut Kristiani tewas dimassa lantaran dituduh menghina
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI