Polisi Dikeroyok, Disiksa, Lalu Ditembak Mati, Pelakunya Tak Disangka, Sadis Banget

Diungkapkan Eko, pada tubuh korban terdapat sejumlah luka sayatan dan tembakan senjata airsoft gun.
Bahkan, dari hasil visum Rumah Sakit, total ada sembilan bekas luka pada tubuh korban.
Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain kayu balok, tiga senjata tajam, dan pakaian korban.
"Para tersangka kini dijerat dengan pasal berlapis terkait penganiayaan dan pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," tegasnya.
Pada kesempatan sama, Kapolresta Palangka Raya Kombes Budi Santosa menambahkan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan serta pengembangan agar kasus ini benar-benar rampung.
"Terkait penyelidikan serta pengembangan terhadap perkara ini akan terus dilakukan hingga saat ini. Sedangkan para tersangka terus dimintai keterangan lebih lanjut guna dapat menangkap pelaku yang masih DPO," ujar Budi Santosa.
Sementara itu, aparat kepolisian setempat juga mengamankan dua orang di lokasi kampung narkoba yang tak jauh dari lokasi kejadian tewasnya Aipda Andre.
Dua orang yang ditangkap itu, yakni Rasidi dan Suhardi. Kini keduanya juga turut diamankan dan masih dilakukan pemeriksaan terkait hal tersebut. (antara/jpnn)
Total ada sembilan bekas luka pada tubuh polisi itu. Termasuk bekas tembakan senjata airsoft gun.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Arus Balik Lebaran, Jalur Nagreg Menuju Bandung Dipadati Kendaraan pada Kamis Malam
- 18 Mobil Terbakar di Banjarbaru, Kok Bisa?
- Berita Terbaru dari Polda NTT Perihal Kasus Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Lukman
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita