Polisi NSW Batalkan Tuduhan Terorisme Terhadap Mahasiswa Srilanka

Polisi sebelumnya menuduh bahwa Nizamdeen memiliki beberapa peta untuk melakukan serangan terhadap beberapa lokasi di Sydney yang dianggap sebagai 'simbol' setelah polisi dari tim kontra terorisme menahan Nizamdeen di Kensington bulan Agustus lalu.

Penangkapan dan penahanan terhadapnya menimbulkan protes di kota kelahiran Nizamdeen di Sri Lanka dimana ratusan orang sempat berkumpul.
Pengacara Nizamdeen Kheir mengatakan kliennya akan menggugat polisi untuk mendapatkan kompensasi.
"Kami akan mencari keadilan dengan segala kemungkinan yang ada." katanya.
"Kami akan mencari keadilan di Mahkamah Agung NSW."
Paman Nizamdeen, Faiszer Musthapha adalah Menteri Olahraga dan Pemerintahan Lokal Sri Lanka dan bulan lalu mengatakan kepada ABC bahwa dia percaya keponakannya tidak bersalah.

- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana