Polisi Periksa 14 Orang Terkait Penyelewengan BBM & Pengangkutan Sampah di DLH Kota Semarang

jpnn.com, SEMARANG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menyelidiki dugaan penyelewengan pengadaan bahan bakar minyak (BBM) solar dan pengangkutan sampah di Kota Semarang.
Dugaan penyimpangan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang itu terjadi pada 2022 lalu.
Aduan ini dilaporkan oleh organisasi masyarakat (ormas) pada Juli 2023.
"Saat ini kami sudah periksa 14 saksi," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng Kombes Dwi Subagio, Selasa (23/7).
Belasan saksi itu terdiri dari pegawai DLH Kota Semarang, penyedia jasa, dan para pihak swasta yang lain.
Kini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.
"Kerugian negara kami belum tahu, ini soal dugaan penyimpangan masalah BBM dan truk pengangkut sampah," katanya.
Pihaknya tak bisa menyebutkan penyelidikan kasus ini berkaitan dengan penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Polisi memeriksa 14 orang dalam dugaan penyelewengan solar & pengangkutan sampah di DLH Kota Semarang.
- Kejaksaan Didukung Penuh Prabowo untuk Bereskan Korupsi Minyak Mentah
- 'Selama Ini Ternyata Saya Dibohongi': Kerugian Konsumen dalam Dugaan Korupsi BBM
- Erick Thohir Dinilai Lalai Terkait Korupsi BBM, Layak Diusut dan Mundur
- Kejagung Bantah Ada Dokumen Bocor yang Menyebut Keterlibatan Erick Thohir
- Kejagung Sebut Kerugian Korupsi BBM Rp 193,7 Triliun, MAKI: Perhitungan Masuk Akal
- Buntut Korupsi Pertamax, Pakar Desak Prabowo Nonaktifkan Erick Thohir