Polisi Selidiki Kasus Ritual Berujung Maut di Pantai Payangan yang Menewaskan 11 Orang

jpnn.com, JEMBER - Kepolisian akan menyelidiki kasus ritual yang menewaskan 11 orang di Pantai Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kabupaten Jawa Timur, Minggu (13/2).
Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengungkapkan pihaknya akan memeriksa saksi-saksi, terutama korban selamat yang mengetahui latar belakang terjadinya peristiwa ritual itu.
"Nanti kami lihat apakah ada indikasi pidana," kata AKBP Hery.
Sebelumnya, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ritual di Pantai Payangan, yang menyebabkan 11 anggota Kelompok Tunggal Jati Nusantara meninggal dunia.
"Kalau ada indikasi pidana, maka polisi akan masuk dalam tahap rangkaian penyelidikan dan penyidikan kasus ritual tersebut," tegasnya.
AKBP Hery menyebutkan pimpinan Kelompok Tunggal Jati Nusantara bernama Hasan merupakan korban selamat dan masih menjalani perawatan di Puskesmas Ambulu.
Hasan termasuk salah satu saksi yang akan dimintai keterangan dan sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Arya Wiguna menambahkan pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, termasuk korban selamat dan warga di sekitar lokasi.
Polisi akan menyelidiki kasus ritual berujung maut di Pantai Payangan yang menewaskan 11 orang
- Pengepul Judi Togel di Musi Rawas Diciduk Polisi, Bandar Masuk DPO
- Gegara 'Nyanyian' Tino, 5 Rekan Rampoknya Ikut Ditangkap Polisi
- TNI Disebut Langgar UU dalam Penertiban Tambang Emas dan Penggerebekan Oli Palsu
- Lemkapi Sebut RUU Kejaksaan akan Membuat Jaksa Kebal Hukum
- 2 Tahanan yang Kabur dari LPKA Mamuju Ditangkap Polres Majene
- IPW Menilai Lirik Lagu Band Sukatani Bikin Panas Telinga Polisi