Polisi Tembak Pembegal Guru SD di Rejang Lebong

Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, petugas mengamankan AD alias Dores yang saat itu tengah bermain kartu remi di tempat hajatan di Desa Apur.
Dia menuturkan saat itu, kedatangan polisi sempat diketahui pelaku. Dores pun berupaya untuk kabur.
“Namun, karena kecekatan petugas, pelaku diamankan. Pelaku terpaksa kami berikan tindakan tegas terukur, karena saat akan diamankan berusaha kabur dan melakukan perlawanan," jelasnya.
Selain menangkap Dores, petugas Polsek PUT mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban yang sudah dijual pelaku kepada penadah berinisial RG warga Desa Warung Pojok, Kecamatan Sindang Dataran, seharga Rp 1,5 juta
"Uang hasil menjual sepeda motor sebesar Rp 1,5 juta tersebut digunakan pelaku untuk berfoya-foya seperti bermain judi, minum minuman keras, dan memenuhi kebutuhan sehari-harinya," ungkap Tomy.
Sementara itu, korban Endang Purwanti mengaku sudah tiga tahun mengajar di SDN 65 Rejang Lebong dan tidak pernah mendapat gangguan.
Atas kejadian ini, dia mengaku masih trauma, bahkan sejak beberapa hari ini belum berani masuk kerja.
"Sekarang saya masih trauma, sampai saat ini belum masuk kerja mengajar. Kami berharap ke depan tidak ada lagi kejadian yang menimpa tenaga pendidikan. Karena tujuannya untuk mengajar dan mencerdaskan anak bangsa," kata Endang Purwanti. (antara/jpnn)
Polisi menembak pembegal guru SD di Rejang Lebong. Pelaku berupaya kabur dan melawan saat akan ditangkap.
Redaktur & Reporter : Boy
- Berita Terbaru dari Polda NTT Perihal Kasus Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Lukman
- Angka Kecelakaan Mudik Turun, Anggota Komisi III Minta Semua Pihak Optimalkan Pelayanan
- Tujuh Napi Kabur dari Lapas Sorong, Polisi Bentuk Tim Buru Pelaku
- Pelaku Pencurian di Taman Budaya Sulbar Ditangkap Polisi
- 1 Pemuda Tewas Dikeroyok saat Idulfitri di Maluku Tengah, Ini Langkah Polisi
- Arus Mudik Padat, Contraflow Berlaku di Tol Cipali dan Jakarta-Cikampek