Politik Primordial Bukanlah Penentu Utama Keterpilihan Caleg
Sabtu, 23 September 2017 – 23:10 WIB

Penulis Buku, Osbin Samosir (tengah) saat bedah bukunya “Keterwakilan Politik Kristen di Basis Islam yang Kuat” bersama Sekjen ISKA Benny Sabdo (kanan) di Kantor KWI, Jakarta Pusat, Sabtu (23/9). FOTO: Friederich Batari/JPNN
Dalam kesempatan itu, Osbin maupun Benny mengimbau warga masyarakat untuk menghindari politik primordial dalam memilih calon pemimpin termasuk calon legislatif.
Osbin secara khusus mengingatkan kepada para calon legislatif atau calon pemimpin untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa, selagi itu tidak bertentangan dengan nilai agama, hukum dan sosial yang berlaku di masyarakat.(fri/jpnn)
Tingkat penerimaan warga pemilih menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam keterpilihan para calon legislatif. Aspek primordial bukanlah hal yang dominan
Redaktur & Reporter : Friederich
BERITA TERKAIT
- Komisi V DPR: Langkah Kemendes Pecat Pendamping Desa karena Maju Caleg Tidak Berdasar
- Banyak Orang Jakarta Golput saat Pilgub, KPU DKI Bakal Evaluasi
- Bawaslu Minta Masyarakat Segera Lapor Jika Menemukan Pemilih Tidak Memenuhi Syarat
- Anggota Bawaslu Puadi Ingatkan Pengawas Pemilu Jaga Integritas dan Mematuhi UU
- Pilkada.AI Punya 3 Fitur Baru, Perkuat Komunikasi Calon Kada dengan Konstituen
- Caleg Gagal, Kartono Banting Setir Jadi Kurir 45 Kg Sabu-sabu di Rohil