Politikus Demokrat Disikat KPK, Ruhut Belum Bisa Ngomong
jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap satu anggota Komisi III DPR dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Selasa (28/6) malam.
Kabarnya, yang terkena OTT ini adalah anggota dari Fraksi Partai Demokrat berinisial PS. Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul saat dikonfirmasi wartawan mengaku belum bisa bicara banyak soal penangkapan rekannya, lantaran belum mengetahui detail informasinya seperti apa.
"Aku belum tahu pastinya. Karena itu aku lagi nonton TV, terus menunggu hasil konpers KPK. Aku kan belum bisa tanggapi," kata Ruhut, Rabu (29/6).
Ruhut yang merupakan satu komisi dengan PS, juga sudah mencari tahu ke sesama anggota partainya di dewan. Namun mereka juga belum mengetahui penangkapan PS.
"Tapi yang jelas nggak ada kaitan dengan kami, ini pekerjaan dia pribadi. (Kalau benar) kami akan kasih sanksi. Tegas kok, kami katakan tidak pada korupsi," tegasnya.
Bahkan, Ruhut menyebutkan sanksi yang akan diberikan kepada PS bisa berupa pemecatan. "Kalau kami (Demokrat) langsung pecat," tambahnya.(fat/jpnn)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap satu anggota Komisi III DPR dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Selasa (28/6) malam.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Nilai IKIP Kaltim Meningkat, Masuk Tiga Besar Nasional
- Yorrys Raweyai: DPD Akan Mengawal Proses Pembangunan PIK 2 Tangerang
- BPMK Lanny Jaya Diduga Potong Dana Rp 100 juta dari 354 Kampung
- Kipin Meraih Penghargaan Utama di Temasek Foundation Education Challenge
- Sri Mulyani: Setiap Guru adalah Pahlawan yang Berkontribusi Besar bagi Kemajuan Indonesia
- Kerugian Negara Hanya Bisa Diperiksa BPK, Ahli: Menjerat Swasta di Kasus PT Timah Terlalu Dipaksakan