Politikus Demokrat Usul Dana Haji Dipakai untuk Penanganan Corona, Begini Respons Menag

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra mengusulkan agar dana penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020/1441 H bisa dialihkan untuk penanganan wabah virus corona (Covid-19).
Usulan ini disampaikan politikus Partai Demokrat itu dalam rapat virtual Komisi VIII dengan Menteri Agama (menag) Fachrul Razi dan jajaran, Rabu (8/4).
"Saya khawatir pelaksanaan ibadah haji kemungkinan besar tertunda karena belum ada tanda-tanda covid-19 ini akan reda. Saya ingin mengajak Pak Menteri membuat skenario apabila ditunda, kira-kira dana untuk keperluan penyelenggaraan haji dialihkan untuk penangann covid Pak Menteri," ungkap Nanang.
Dia meyakini realokasi anggaran yang diperlukan untuk penanganan wabah ini dari Kemenag bisa lebih besar dibanding pengalihan anggaran pendidikan di lingkungan Kemenag, yang direncanakan senilai Rp2 triliun.
"Karena tadi dari (dana) pendiidkan dapat Rp2 triliun. Saya yakin dari penyelenggaraan ibadah haji ini akan dapat lebih besar apabila haji tidak jadi," tambah Nanang.
Merespons usulan ini, Menag Fachul menjawab diplomatis. Menurutnya, hal itu akan dikaji lebih lanjut oleh jajarannya.
"Akan kami kaji lebih lanjut. Mudah-mudahan dana yang diberikan menkeu cukup (untuk penanganan covid-19), sehingga tidak perlu dilakukan pergeseran soal itu (anggaran haji)," tandasnya. (fat/jpnn)
Anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra mengusulkan agar dana penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020/1441 H bisa dialihkan untuk penanganan wabah virus corona (Covid-19).
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Putra Sumba NTT Gustaf Tamo Mbapa Dipilih Sebagai Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat
- Hijrah ke Partai Demokrat, Afriansyah Noor Didapuk Jadi Wasekjen
- Ditunjuk Jadi Kepala Badan DPP Demokrat, HBL Masuk Ring 1 AHY Bersama Menteri PU
- Ibas Kawal Langsung Program Pro-Rakyat Prabowo, dari Irigasi hingga Sembako Terjangkau