Politikus PDIP Desak Kenaikan Tarif STNK Ditinjau Ulang
Jumat, 06 Januari 2017 – 14:11 WIB

Pelayanan pajak di Kantor Samsat Kota Pekalongan membeludak Kamis (5/1). Masyarakat panik terkait adanya informasi kenaikan tarif pengurusan STNK yang mulai diberlakukan Jumat (6/1). Foto: M AINUL ATHO/RADAR PEKALONGAN/JPNN.com
"Masa membuat sistim pelayanan STNK itu susah. Kenapa belum berubah? SOP dan administrasi ini memang sengaja dibuat untuk memungkinkan penghasilan-penghasilan sampingan. Kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah, kalau bisa diperlambat kenapa dipercepat, itu kan kultur birokrasi kita selama ini," pungkasnya.
JPNN.com - Politikus PDI Perjuangan di DPR, Hendrawan Supratikno ikut mempertanyakan kebijakan pemerintah menaikkan biaya pengurusan STNK dan BPKB
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- Dua Oknum Polisi dan Seorang PNS Samsat Jadi Pesakitan
- BPK Bantah Beri Masukan agar Tarif STNK-BPKB Dinaikkan
- Yang Cantik Mahal, Hingga Rp 20 Juta
- Presiden: Yang Naik Biaya Administrasi STNK dan BPKB
- 92 Persen Setoran Tarif STNK dan BPKB Masuk ke Polri
- Pakar: Negara Harus Melayani Rakyat Jika Tak Mampu