Politisi Demokrat Yakin DPT tak Mungkin Bisa Sempurna
jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu, menilai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) meski masih terbuka untuk diperbaiki, tidak akan bisa sempurna 100 persen.
"Kita tidak dapat berharap DPT clear seratus persen. Masalah DPT itu Sangat dinamis. Tiap hari ada yang meninggal dan setiap hari pula usia tujuh belas tahun bertambah. Kita sudah mengerti itu," kata Khatibul Umam, Rabu (6/11).
Menurutnya, tahapan pemilu sudah berjalan sesuai rencana yang sudah disusun sejak lama. Karena itu bila pengumuman DPT terus ditunda-tunda, tidak ada jaminan permasalahan seputar DPT akan selesai secara sempurna.
Dia menilai, KPU sudah sangat tranparansi dan telah kerja keras . "Rasanya akurasi data dapat dipertanggung jawabkan. Kita support KPU dan kita awasi kinerjanya tanpa perlu menpolitisasi DPT yang sudah diputuskan," tegasnya.
Lagipula, lanjut Khatibul Umam, semua parpol juga tidak punya data pembanding yang akurasinya bisa dipertanggungjawabkan. Parpol juga tidak punya data DPT yang bisa dianggap lebih valid dari DPT yang ditetapkan KPU.
Soal ketakutan partai sejumlah politik terhadap DPT yang telah ditetapkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari, Khairul Umam menilai ketakutan partai tidak punya argumen jika mereka tidak bisa menunjukkan data valid sebagai pembanding. (fat/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu, menilai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 yang sudah
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pidato di Acara Bimtek, Salim Segaf PKS Singgung Cita-Cita Pendiri Bangsa dan Politik Beretika
- Anggota Komisi VI DPR Mengkritik Keras Kebijakan Kementerian ESDM Soal Distribusi LPG 3 Kg
- Hasil Pertemuan Badan Aspirasi dengan Honorer akan Diteruskan ke Pimpinan DPR
- Langkah KPU Barito Utara yang Tetap Ngotot Izinkan Pemilih Ilegal Mencoblos Dipertanyakan
- Trump Ancam Kenakan Tarif 100 Persen bagi Negara BRICS, Demokrat Dorong Insentif untuk Industri-UMKM
- Diterima Badan Aspirasi DPR, Aliansi Honorer Menyampaikan 5 Tuntutan, Begini Isinya