Polres Pontianak Tetapkan Empat Orang Tersangka Kasus Korupsi IAIN
jpnn.com - PONTIANAK- Polisi menetapkan empat tersangka pengadaan Meubeler Rusunawa IAIN yang ditenderkan pada 2012 silam. Penetapan ini akhirnya tak menyeret nama Sang rektor dalam pusaran kasus ini.
"Empat tersangka itu, yakni H, Rps, F dan D," kata Kompol Andi Yul Lapawesean, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, kepada Rakyat Kalbar (grup JPNN).
Dugaan korupsi di IAIN Pontianak itu merugikan negera Rp522 juta. Sebelumnya, kasus dugaan korupsi pengadaan meubeler di kampus yang dulu bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak itu tercium sejak Februari 2015 lalu.
Polisi langsung menyelidiki dugaan hilangnya uang negara untuk memperkaya pribadi seseorang. Dana proyek miliaran rupiah itu bersumber dari APBN.
Polisi dengan cepat meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalbar melakukan audit investigasi proyek Rp2 miliar lebih itu. Hasilnya menguatkan terjadinya kerugiaan negara.
Selama proses penyelidikan, sejak Juli 2015 lalu, polisi memeriksa 12 saksi. Hingga akhirnya empat saksi ditetapkan sebagai tersangka pada Agustus lalu. Sayangnya polisi enggan menyebutkan nama maupun inisial para tersangka.
Jabatan para tersangka, H sebagai direktur perusahaan yang memenangkan tender pengadaan meubeler, Rps menjabat sebagai komanditer proyek, F sebagai ketua lelang. Sementara D merupakan salah satu pejabat IAIN Pontianak, berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Kendati hanya empat tersangka yang diungkapkan pihak kepolisian, kasus korupsi ini dipastikan Kompol Andi Yul Lapawesean tidak hanya berhenti sampai di empat tersangka tersebut. Lantaran pihaknya masih menyelidiki calon tersangka lainnya yang diduga ikut menikmati uang haram itu.
PONTIANAK- Polisi menetapkan empat tersangka pengadaan Meubeler Rusunawa IAIN yang ditenderkan pada 2012 silam. Penetapan ini akhirnya tak
- Kapolres Inhu & Tim Pamatwil Polda Riau Cek Kesiapan TPS Khusus
- TNI-Polri Bersinergi Jaga Situasi Kondusif & Mewujudkan Pilkada Damai di Sumsel
- Propam Razia Ponsel Anggota, Siapa yang Punya Aplikasi Judi Online?
- Polda Jawa Barat Gagalkan Peredaran 1 Juta Butir Obat Keras Ilegal
- PPPK 2024 Tahap II: Kaltim Siapkan 9.195 Formasi, Ada Syarat Umum & Khusus Bagi Pelamar
- Ratusan Polisi Bersiaga Amankan Wisuda di Kampus Unpar Bandung Pascateror Bom