Polri Bakal Panggil Vendor Payment Gateway Kasus Kemenkumham 2014
jpnn.com - JAKARTA - Mabes Polri mengisyaratkan akan memanggil vendor proyek payment gateway atau pembayaran paspor secara online di Kemenkumham 2014. Namun, Polri belum memastikan kapan jadwal pemanggilan tersebut.
"Nanti pada waktunya akan dipanggil semuanya," tegas Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Rikwanto, Rabu (18/3).
Penyidik juga belum berencana memanggil lagi mantan Wakil Menkumham Denny Indrayana. Sebab, saat ini penyidik masih fokus mempelajari keterangan dari sejumlah saksi yang telah diperiksa.
Yang pasti, Rikwanto menegaskan, untuk gelar perkara kasus ini sudah dilakukan. "Setiap saat gelar perkara bisa dilakukan," tegasnya.
Namun, kata dia, belum ada peningkatan status terhadap pihak-pihak yang ada dalam kasus ini. "Belum, belum ada," ungkapnya.
Kembali Polri menegaskan, kasus ini terindikasi merugikan negara berdasarkan data yang sudah diberikan Badan Pemeriksa Keuangan sejak lama. Namun, saat ini BPK masih melanjutkan audit investigasi terkait persoalan ini. "Kalau indikasi kerugian negaranya ada," katanya. (boy/jpnn)
JAKARTA - Mabes Polri mengisyaratkan akan memanggil vendor proyek payment gateway atau pembayaran paspor secara online di Kemenkumham 2014. Namun,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Sri Mulyani: Setiap Guru adalah Pahlawan yang Berkontribusi Besar bagi Kemajuan Indonesia
- Kerugian Negara Hanya Bisa Diperiksa BPK, Ahli: Menjerat Swasta di Kasus PT Timah Terlalu Dipaksakan
- Amplop Berlogo Rohidin Mersyah-Meriani Ikut Disita KPK, Alamak
- Tersangka Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Bakal Dijerat Pasal Berlapis
- Waket Komisi VIII DPR-LDII Ingatkan Persoalan Kebangsaan Hadapi Tantangan Berat
- Dugaan Plagiarisme di Bawah Sumpah Ahli Kejagung, Tom Lembong Disebut Diuntungkan