Polri Dapat Suntikan Dana Rp 923 Miliar Untuk Pilkada

jpnn.com - JAKARTA - Polri mendapatkan suntikan dana Rp 923 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk mengamanankan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 2017.
Anggaran itu diserahkan oleh 101 daerah yang memiliki hajatan.
"Persiapan pengadaan anggaran sepenuhnya dibiayai APBD oleh 101 penyelenggara pilkada. Rp 923 miliar itu kalkulasi nasional untuk laksanakan pengamanan wilayah pemilukada," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar dalam diskusi bertema 'Pilkada Aman' di sebuah restoran di Jakarta Selatan, Rabu (19/10).
Anggaran tersebut nantinya akan diserahkan kepada masing-masing kepolisian daerah (Polda) untuk pengamanan dan operasional.
"Beberapa tahapan sudah dilaksanakan. Latihan pra-operasi, gelar pasukan, dan sebagainya. Di daerah-daerah juga sudah melaksanakan itu," terang Boy.
Sementara itu, mantan Kapolda Banten ini meminta agar masyarakat mengikuti proses pilkada dengan damai. Sebab, peran masyarakat sangat sentral untuk menghasilkan pesta demokrasi yang sehat.
"Kami berharap masyarakat bisa cerdas menggunakan haknya sebagai pemilih. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi dan menjaga persaudaraan dan kesatuan Indonesia," tandas Boy. (mg4/jpnn)
JAKARTA - Polri mendapatkan suntikan dana Rp 923 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk mengamanankan pemilihan kepala daerah
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Eks Pimpinan KPK Anggap Pembahasan RUU Kejaksaan, Polri, dan TNI Bermasalah
- Ungkap Keprihatinan, Bamsoet: Indonesia Butuh Strategi Baru untuk Berantas Korupsi
- GPA Apresiasi Penyelenggaraan Retret Kepala Daerah yang Digelar Presiden dan Mendagri
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Slamet Ariyadi DPR: BPI Danantara Mendorong Peningkatan Perekonomian Nasional Berkelanjutan
- APTISI Siap Laporkan Oknum DPR yang Diduga Mainkan Anggaran KIP Kuliah ke MKD