Polri Persilakan Penyidik KPK Mundur
Boy: Orang Mau Masuk Polisi Masih Banyak
Rabu, 03 Oktober 2012 – 16:06 WIB
JAKARTA - Markas Besar Polri kini menyilakan jika penyidiknya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memilih untuk mengundurkan diri dan menetap di lembaga antikorupsi tersebut. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar tak masalah jika penyidik ingin mundur, karena selama ini Polri tetap membuka penerimaan anggota polisi baru setiap tahun.
"Mohon maaf ya setiap tahun puluhan ribu orang daftar menjadi polisi. Silakan cek. Silakan jika memang ada yang mengundurkan diri. Tidak ada yang memaksa untuk jadi polisi. Menjadi polisi itu panggilan jiwa," ujar Boy dalam jumpa pers di kantor Divisi Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (3/10).
Baca Juga:
Boy mengaku tak tahu alasan yang menyebabkan penyidik memilih mundur dan berada di KPK, dibanding di institusi asalnya. "Coba tanya aja, kita enggak tahu, mungkin karena tunjangan di KPK," tuturnya.
Boy juga mengimbau pada para penyidik yang ingin mundur agar melaksanakannya sesuai dengan prosedur yang berlaku di Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian RI. Surat pengunduran diri mereka dapat disampaikan pada Kepala Polisi RI Jenderal Timur Pradopo.
JAKARTA - Markas Besar Polri kini menyilakan jika penyidiknya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memilih untuk mengundurkan diri dan menetap di
BERITA TERKAIT
- RI 36 Berulah di Jalan, Nusron Wahid Sindir Netizen yang Salah Sasaran
- Gandeng Resinergi, SIG Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif dari Sampah Perkotaan
- Legislator NasDem Tawarkan Solusi Ini Demi Menyejahterakan Petani
- Ray Rangkuti Tantang KPK Bidik Orang di Lingkaran Kekuasaan terkait Kasus DJKA
- Dirjen Bina Keuangan Daerah Terima Penghargaan dari Kementerian BUMN
- Megawati Tak Bermusuhan dengan Prabowo, Tetapi Bakal Jaga Jarak