Polri Sebenarnya Tak Inginkan Pemblokiran Telegram, Tapi...
Senin, 17 Juli 2017 – 11:31 WIB

Aplikasi pesan Telegram. Foto: Telegram
"Kalau mau dibuka lagi fine, tapi kita boleh diberikan akses kalau sudah ada data yang ini kaitannya dengan terorisme diberi akses dan yang radikal, dan yang mengajari cara membuat bom, kami diberi akses siapa mereka itu. Kalau mereka sudah deal dengan kita, menkominfo, saya pikir fine," pungkas Tito.(dna/JPG)
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan bahwa pihaknya semula tak berniat mengusulkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Kapolri Instruksikan Antisipasi Kejahatan di Stasiun untuk Mudik Lebih Aman
- Pantau Bandara Soetta, Kapolri Instruksikan Patroli Rutin untuk Pemudik Lebaran 2025
- Kapolri Klaim One Way Cikatama-Kalikangkung Lancar, Waktu Tempuh 5 Jam
- Kapolri Minta Pemudik Mewaspadai Potensi Hujan yang Memengaruhi Perjalanan
- Kapolri Imbau Pemudik Waspada di Tol Solo-Jogja, Arus Padat & Fasilitas Minim
- KMMP Desak Kapolri Tuntaskan Kasus Hukum Robertus Robet