Potensi Penerimaan Pajak dari Influencer Menggiurkan
Rabu, 27 Maret 2019 – 12:26 WIB

Ilustrasi wajib pajak. Foto: Batam Pos/JPNN
Artinya, negara diberi ruang untuk membiayai pembangunan lewat utang.
Jika ekonomi tumbuh tetapi ketaatan pajak di suatu negara masih rendah, utang tak dapat dihindari.
’’Kita bisa, kok, mengurangi defisit APBN kalau kita semua sudah memenuhi kewajiban membayar pajak,’’ tutur Aviliani. (rin/c20/hep)
Potensi penerimaan pajak dari influencer media sosial (medsos) cukup menggiurkan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Perjalanan Karier Riqi Eno, Belajar Akting dari Mendiang Pretty Asmara
- Deri Kamaludin, dari Reviewer Skincare ke Influencer BUMN
- Coretax Bermasalah di Awal Tahun, Misbakhun Tetap Yakin Penerimaan Pajak segera Rebound
- Massa Tolak Promosi LGBT Demo di Kantor MUI
- Pemkot Tangerang Ajak Para WP Manfaatkan Pekan Panutan Pajak 2025, Ada Diskon 25 Persen
- 60 Influencer Terpilih Jadi Penebar Kebaikan Hijab Tiebymin