PPP Bertekad Rebut Suara PKS di Jakarta

jpnn.com - MENDEKATI Pemilu Legislatif 2014, pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) wilayah DKI diam-diam sudah mempersiakan jurus ampuh untuk meraih suara maksimal. Bahkan untuk wilayah DKI Jakarta, PPP sesumbar bisa menggulingkan suara PKS.
Bendahara DPW PPP Jakarta Riano P Ahmad, mengatakan, PPP akan merebut simpatisan PKS yang kecewa karena partai yang mencitrakan diri sebagai bersih dan peduli itu ternyata terseret kasus suap impor daging sapi. Menurutnya, sudah saatnya warga muslim di DKI bisa membedakan partai Islam yang memang bersih dengan partai yang hanya menjual Islam sebagai slogan.
"Dengan cap sebagai partai korup impor daging sapi, saya kira sangat sulit bagi PKS untuk bisa meraih suara maksimal di Jakarta. Nah, dengan momen inilah kami dari PPP mengajak warga Jakarta untuk memilih partai islam yang benar-benar berjuang untuk nilai-nilai islami. Bukan bejuang untuk mensejahterakan diri dengan cara melakukan korupsi," ujarnya.
Menurut Riano, dengan slogan kembali ke rumah besar umat Islam, sebenarnya PPP ingin mengajak umat Islam di pemilu nanti tidak salah pilih partai. "Jadi dengan slogan kembali ke rumah besar umat Islam, PPP ingin mengajak umat Islam di pemilu nanti jangan sampai salah masuk rumah," imbuhnya.
Bahkan, kata Riano, saat ini PPP tidak hanya mengajak umat Islam kembali ke rumah besarnya, tapi juga mengajak umat Islam di Jakarta untuk tidak golput. "Karena kalau sampai golput yang dirugikan adalah umat Islam," tegasnya.
Dijelaskan Riano ada lima partai islam yang akan ikut tampil di Pemilu 2014. Yaitu PPP, PKS, PAN, PKB dan PBB. Dengan lima partai Islam, umat Islam bisa memilih partai Islam mana yang pantas untuk dipilih. "Kalau menurut saya, karena PPP adalah rumah umat Islam, maka sebaiknya warga Jakarta jangan salah masuk rumah," pungkasnya. (pes)
MENDEKATI Pemilu Legislatif 2014, pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) wilayah DKI diam-diam sudah mempersiakan jurus ampuh untuk meraih suara
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tiga Pemotor Asal Depok Tewas Seusai Tabrak Pohon di Bandung
- RI Siapkan Langkah Strategis untuk Merespons Kebijakan Tarif Resiprokal AS
- Innalillahi, Satu Orang Tewas di Dalam Mobil Avanza yang Tertimbun Tanah Longsor
- Peraih Rekor MURI Keliling Eropa Bahas Masalah Kesehatan Mental
- Pemda Belum Mengajukan Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024, BKN Akan Lakukan Ini
- Anak yang Hilang di Pantai Sayang Heulang Garut Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya