PPP Jagokan Lulung Cawagub DKI Jakarta
Jumat, 04 November 2011 – 06:37 WIB

PPP Jagokan Lulung Cawagub DKI Jakarta
JAKARTA - Rencana DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jakarta mengusung kader internal sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) dalam Pilkada Jakarta nampaknya sudah bulat. Bahkan penentuan untuk mengusung Cawagub di internal partai akan dibahas dalam Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) PPP Jakarta bulan depan.
”Bulan depan kami akan menggelar mukerda yang salah satu agendanya menentukan siapa yang nantinya figur pasti yang bisa dimajukan sebagai Cawagub,” ujar Bendahara DPW PPP DKI Jakarta Riano P Ahmad kepada INDOPOS kemarin. Dijelaskan Riano juga, ada beberapa alasan ketika PPP harus memutuskan untuk mengusung kader internal sebagai Cawagub.
Baca Juga:
Diantaranya, PPP sadar diri karena tidak mempunyai hak mengusung kader internal sebagai Cagub dengan melihat kouta suara saat Pemilu 2009 lalu. Alasan lainnya, Djan Farid yang dijagokan PPP untuk maju sebagai Cagub mengundurkan diri dari bursa pencalonan gubernur karena memilih jabatan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera).
”Jadi ketika jagoan kami mundur. Maka langkah yang harus diambil dalam menyongsong Pilkada, kami memajukan calon internal dan tentunya untuk posisi Cawagub,’’terangnya. Namun diakui Riano, tidak mudah menggolkan pengusungan figur internal partai sebagai Cawagub hingga bursa pemilihan nanti. Sebab semuanya ditentukan dengan koalisi partai.
JAKARTA - Rencana DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jakarta mengusung kader internal sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) dalam Pilkada Jakarta
BERITA TERKAIT
- Ramadan Tiba, Pemerintah Harus Siaga
- LPP SURAK Siap Mengawal Keputusan MK Terkait PSU di 24 Daerah
- Ahmadi Nur Supit Isyaratkan Regenerasi di SOKSI
- Banyak Gugatan Hasil Pilkada 2024, Legislator PDIP Kritik Kerja KPU
- Dana Otsus Kena Pemotongan, Senator Filep Wamafma Sampaikan 4 Poin Pandangannya
- Ketua KPU Ungkap Kebutuhan Anggaran RP 486 Miliar Buat PSU Pilkada