PPP Tolak Keras Sekolah Lima Hari
Minggu, 11 Juni 2017 – 21:01 WIB

Siswa SD berangkat ke sekolah. Ilustrasi Foto: JPG/dok.JPNN.com
Madrasah diniyah misalnya, sudah terbukti selama ini menjadi pusat pembentukan karakter anak. Tidak hanya pengajaran nilai-nilai agama semata tetapi juga pengamalannya.
Bahkan lembaga pendidikan ini menjadi benteng pertahanan Pancasila dan NKRI.
"Jika kebijakan ini dipaksakan maka sama saja menganggap semua itu ahistoris," kata Ketua Fraksi PPP di MPR itu.
Karenanya Arwani mengatakan DPP PPP memerintahkan Fraksi PPP di DPR untuk menolak kebijakan ini.
"Meminta menteri untuk mengklarifikasi kebijakan ini secara serius," tegasnya. (boy/jpnn)
Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan, rencana Mendikbud Muhadjir Effendi menerapkan kebijakan sekolah lima hari di tahun ajaran 2017
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- Mardiono Tegaskan Pentingnya Kebersamaan dalam Kegiatan Bukber Kader PPP
- DPC Solo Raya Dorong Mardiono Jadi Ketum PPP 2025-2030, Ini Alasannya
- Tradisi Partai Persatuan Pembangunan Gelar Peringatan Malam Nuzululquran
- Mendes Yandri Berkolaborasi dengan PP Muhammadiyah Kuatkan Ekonomi dan Dakwah di Desa
- MK Batalkan Ade Sugianto Jadi Bupati Tasikmalaya Terpilih, PPP Jabar: Alhamdulillah
- Mardiono Lakukan Doa Bersama Untuk Melepas Jemaah Umrah di Kantor DPP PPP