Prabowo Bantah Didekati Kubu SBY
Suara Daerah Ingin Gerindra Jadi Oposisi
Rabu, 22 Juli 2009 – 04:13 WIB

Foto : M Ali/JAWA POS
JAKARTA - Para pengurus daerah Partai Gerindra mendesak elite Dewan Pengurus Pusat (DPP) beroposisi dengan pemerintah apabila duet Megawati-Prabowo Subianto kalah dalam pemilu presiden (pilpres). Aspirasi itu mendominasi Rakernas II DPP Partai Gerindra di Hotel Millenium, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (21/7). Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon juga membantah kabar itu. "Ada-ada saja, dari mana sumbernya," elak Fadli lantas tertawa. "Nggak lah, kami akan oposisi," imbuhnya.
Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengakui semua DPD memang cenderung menginginkan Gerindra di level pusat bersikap kritis kepada pemerintah. Pilihan itu diambil bila KPU menetapkan duet SBY-Boediono sebagai pemenang. "Arahnya belum kami hitung semua. Tapi, kami tetap kritis karena masalah ideologi dan mazhab, terutama di ekonomi. Kami arahnya ekonomi yang berdikari dan ekonomi kerakyatan," katanya.
Baca Juga:
Prabowo membantah informasi yang beredar bahwa kubu SBY telah mengirim Hatta Rajasa untuk menawarkan kursi menteri kabinet. Dalam pertemuan Prabowo dengan Hatta itu, salah seorang kader Gerindra yang "dilamar" untuk menjadi menteri adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. "Tidak benar itu, saya belum ketemu Hatta. Dari mana kabar itu. Saya tidak ditawari apa-apa, walau saya kenal baik beliau (Hatta Rajasa, Red)," cetusnya.
Baca Juga:
JAKARTA - Para pengurus daerah Partai Gerindra mendesak elite Dewan Pengurus Pusat (DPP) beroposisi dengan pemerintah apabila duet Megawati-Prabowo
BERITA TERKAIT
- Eks Pimpinan KPK Anggap Pembahasan RUU Kejaksaan, Polri, dan TNI Bermasalah
- Ungkap Keprihatinan, Bamsoet: Indonesia Butuh Strategi Baru untuk Berantas Korupsi
- GPA Apresiasi Penyelenggaraan Retret Kepala Daerah yang Digelar Presiden dan Mendagri
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Slamet Ariyadi DPR: BPI Danantara Mendorong Peningkatan Perekonomian Nasional Berkelanjutan
- APTISI Siap Laporkan Oknum DPR yang Diduga Mainkan Anggaran KIP Kuliah ke MKD