Prabowo: Gila Lu! Pimpinan Berdiri, Lu Malah Duduk dan Minum

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meluapkan kekesalannya kepada kader Gerindra yang berteduh di parkiran mobil, saat dia pidato di halaman kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (21/4).
"Lu kira gua nggak lihat lu? Gila lu! Pimpinan berdiri, lu malah duduk-duduk di situ, dan minum," kata Prabowo yang berdiri di panggung tanpa pengawal yang membawakan payung, di tengah panas matarahi siang itu.
Namun, demi menghalau silau matahari dan meredam sengatan panas, Prabowo tetap mengenakan kacamata dan topi untuk melengkapi penampilannya. "Tampang lu, gua catat semua," selorohnya kepada para kadernya, lalu disambut tawa para elite PKS dan Gerindra.
Mendapat teguran dari orang nomor satu di partai berlambang kepala burung garuda, para kader meninggalkan tempat mereka yang teduh.
Di sisi lain, Prabowo mengaku salut pada kader PKS, terutama para perempuan PKS. "PKS itu disiplin, terutama ibu-ibunya. Jadi, tidak takut panas," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman mengagendakan sepeda santai bersama Prabowo subianto. Prabowo dijemput di kantornya di Jalan Harsono, Ragunan oleh para elite PKS dengan menggunakan sepeda.
Selanjutnya, mereka pun menuju kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kemal, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo, serta Ketua Majelis Syuro PKS Alim Segaf Aljufrie. (gwn/jpc)
Setelah mendapat teguran Prabowo, para kader Gerindra meninggalkan tempat mereka yang teduh.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Prabowo dan Pemimpin ASEAN Bahas Strategi Hadapi Kebijakan Tarif Trump
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- Peluang Pertemuan Mega-Prabowo Masih 50:50, Ray Rangkuti Singgung Hasrat Puan dan Dasco
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?