Prabowo Tuding Hukum tak Adil, Jokowi: Jangan Menuduh

"Kalau ada bukti, sampaikan ke aparat hukum. Jangan grasa grusu menyampaikan sesuatu," ungkapnya.
Jokowi lantas memberikan contoh. Misalnya, kata dia, ada salah satu juru kampanye Prabowo - Sandi, yang katanya dianiaya sampai mukanya babak belur. Kemudian, menggelar jumpa pers bersama-sama.
"Tapi, apa yang terjadi, ternyata operasi plastik," sindir Jokowi.
Sekali lagi Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia negara hukum. Kalau ada bukti, silakan sampaikan ke penegak hukum.
"Gampang sekali. Ini negara hukum, kenapa harus menuduh," ungkapnya.
Saling jawab antara Jokowi dan Prabowo itu mengundang reaksi dari pendukung mereka di luar arena. Para pendukung terlihat bersorak ketika jagoan mereka menyampaikan pernyataan.(boy/jpnn)
Saat Prabowo mengkritik pemerintahan Jokowi - JK terkait hukum yang dirasa tidak adil, dia malah disindir balik lewat kasus Ratna Sarumpaet.
Redaktur & Reporter : Boy
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Ini Pesan Megawati untuk Prabowo Lewat Didit
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati
- Versi Pimpinan MPR Silaturahmi Putra Prabowo kepada Megawati Bikin Politik Jadi Teduh