Prajurit KRI Sampari-628 Cegah Dini Penularan Covid-19 di Pulau Maringkik

jpnn.com, JAKARTA - Sesuai dengan instruksi dari Pangarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto tentang aksi cegah dini terhadap penularan covid-19 atau yang terkenal dengan nama virus corona, prajurit KRI Sampari-628 memberikan sosialisasi kesehatan kepada penduduk di Pulau Maringkik.
Sosialisasi kesehatan dilakukan di sela rangkaian kegiatan Ekspedisi Laskar Nusantara 2020, yang telah memasuki etape ke-5 ini. Saat KRI Sampari sedang melaksanakan operasi siaga tempur laut di bawah kendali Gugus Tempur Laut Koarmada II terlibat langsung sebagai kapal markas tim yang terdiri dari karyawan Bank Indonesia.
KRI Sampari tiba di perairan Pulau Maringkik pada Selasa (17/3). Selanjutnya dengan menggunakan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat) yakni semacam speed boat dan perahu nelayan setempat, tim ekspedisi mendatangi rumah penduduk.
“Hal ini dikarenakan tidak adanya dermaga yang memadai di daerah ini sebagai tempat sandar KRI Sampari,” ujar Komandan Letkol Laut (P) Wirasetyo Haprabu.
Sementara itu untuk sosialisasi tentang virus Covid-19, KRI Sampari menggandeng tim kesehatan dari Lanal Mataram yang dipimpin oleh Letda Laut (K/W) dr. Ardita.
Dalam ceramahnya kepada penduduk Pulau Maringkik, dokter Ardita menjelaskan tentang pentingnya menjaga kesehatan pribadi masing-masing sebagai langkah awal untuk mencegah tertular virus corona.
Setelah menyampaikan informasi tentang virus corona, selanjutnya tim memperagakan cara mencuci tangan yang baik dan benar sesuai dengan standar WHO yang diikuti secara kompak oleh masyarakat.
“Bapak dan Ibu semuanya saya anjurkan untuk sesering mungkin mencuci tangan , tidak hanya saat hendak makan atau selesai beraktivitas di kamar mandi. Jangan lupa cuci tangannya dengan sabun dan air bersih, dengan enam langkah yang sudah kita ajarkan tadi, “ terang Dokter Ardita.
Prajurit KRI Sampari-628 memberikan sosialisasi kesehatan kepada penduduk di Pulau Maringkik sebagai upaya cegah dini penularan covid-19.
- TNI AL Siapkan Pasukan dan Alutsista untuk Operasi Kemanusiaan Korban Gempa Bumi di Myanmar
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru
- BAZNAS dan TNI AL Berangkatkan Pemudik Gratis dengan KRI Banjarmasin 592
- Respons KSAL soal Kasus Oknum TNI AL Diduga Bunuh Juwita