Praktisi Desak Penerapan Sanksi untuk Merchant yang Menolak Uang Tunai

Meskipun mendukung penerapan transaksi cashless untuk beberapa jenis transaksi tertentu, seperti pembayaran di tol dan parkir, Hendra tidak setuju jika semua transaksi dipaksakan harus menggunakan metode tersebut.
"Untuk transaksi besar atau di lokasi-lokasi yang rawan kemacetan, cashless memang masuk akal. Tetapi, apakah untuk beli makanan atau menonton bioskop juga harus wajib cashless?" tambahnya.
Sebagai langkah akhir, Hendra meminta agar pemerintah dan Bank Indonesia tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga menerapkan sanksi bagi pelaku usaha yang tidak mematuhi aturan.
Dia mengusulkan agar merchant yang menolak uang tunai dikenakan sanksi tegas, seperti pencabutan kode QRIS mereka. (jlo/jpnn)
Praktisi hukum mengusulkan agar merchant yang menolak uang tunai dikenakan sanksi tegas.
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh
- Wamen BUMN Pastikan Kesiapan Stok Uang Tunai Menjelang Lebaran
- Perkuat Transformasi Sustainability, Olahkarsa Gelar Diskusi Dengan Para Ahli
- QRIS Tap Pakai wondr by BNI, Mempermudah Masyarakat Bertransaksi, Lebih Cepat & Praktis
- Libur Lebaran, BTN Sediakan Uang Tunai Rp 30 Triliun
- Pastikan Layanan Perbankan Tetap Aman Saat Libur Lebaran, BNI Siapkan Uang Tunai Rp 21 Triliun
- bank bjb Permudah Layanan Pembayaran PBB dengan QRIS dan Virtual Account