Prasetyo Tegaskan Jaksa Memang Butuh Senjata Melindungi Diri

jpnn.com, JAKARTA - Jaksa Agung M.Prasetyo menegaskan wacana mempersenjatai aparat Kejaksaan semata-mata untuk melindungi diri.
Dia menjelaskan bahwa tugas jaksa juga cukup berbahaya karena yang dihadapi adalah beragam kejahatan. Baik tindak pidana narkoba, terorisme hingga korupsi.
"Semuanya mengundang bahaya. Nah ini perlu pengamanan," ucap Prasetyo usai rapat anggaran dengan Komisi III DPR.
Atas dasar itulah Jaksa Muda Intelijen (Jam Intel) berpikiran agar jaksa-jaksa yang dalam penugasan dan menghadapi berbagai kemungkinan ancaman, perlu dilengkapi persenjataan.
"Bukan untuk menembak kiri kanan tetapi untuk melindungi diri," tukas politikus Nasdem ini.
Namun, dia belum memutuskan apakah dengan keterbatasan anggaran Kejaksaan, pembelian senjata untuk jaksa akan tetap dilakukan.
Apalagi, ide tersebut menurutnya, belum secara eksplisit diusulkan lembaganya.
"Tapi itu masih rencana, saya sendiri belum memutuskan iya atau tidak. Nanti juga mungkin perlu persetujuan dari komisi tiga, apa perlu jaksa dilengkapi dengan senjata juga. Semata-mata itu untuk melindungi diri ya," pungkas Prasetyo.(fat/jpnn)
Jaksa Agung M. Prasetyo menyatakan wacana senjata untuk jaksa harus berdasar persetujuan Komisi III DPR.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Kejagung Dinilai Perlu Telisik Pengadaan Minyak Mentah di Indonesia
- Pakar Kecam Upaya Membegal Kewenangan Kejaksaan untuk Tangani Korupsi
- Pembahasan RUU KUHAP, Maqdir Ismail Saran Proses Penyidikan Diselesaikan di Kepolisian
- Memulai Pengusutan Korupsi dari Kerugian Negara, Kejagung Diapresiasi Pakar
- Kejagung Lagi Digdaya, Potensial Dijadikan Musuh Bersama
- Komite Nasional Perempuan Menyoroti Kinerja Kejaksaan Agung