Prediksi Puncak Arus Mudik Meleset

jpnn.com - CICAHEUM - Prediksi H-3 Idul Fitri menjadi puncak arus mudik ternyata meleset. Pasalnya, momen itu terjadi pada H-2 atau Rabu (16/7). Tercatat, 3.987 penumpang diangkut dari terminal tersebut.
Kepala Terminal Cicaheum A. Haris mengatakan, angka mudik tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Dirinya mengungkap, arus mudik di Terminal Cicaheum H-3 tahun lalu mencapai mencapai 8.242 penumpang.
”Tahun ini hanya 5.390 pemudik yang diberangkatkan dari sini. Ini artinya ada penurunan sekitar 30 persen,” sebut Haris kemarin.
Dia mengungkapkan, sebanyak 174 armada bus disiapkan guna mengangkut pemudik yang membludak Rabu kemarin. Dengan demikian, 20 bus tambahan yang disediakan oleh Perum Damri tidak akan digunakan. Pasalnya, 278 armada yang ada masih bisa dipakai mengangkut para pemudik.
Meski begitu, jumlah penumpang bus mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan banyaknya promosi mudik gratis dari berbagai perusahaan. Selain itu, tak sedikit warga yang memilih menggunakan sepeda motor, karena lebih murah dan praktis.
Sedangkan, hingga petang kemarin suasana di Terminal Leuwipanjang relatif sepi. Jumlah calon pemudik mengalami penurunan dibandingkan Rabu (15/7). Pasalnya, itu menjadi puncak arus mudik.
Menurut Kepala Terminal Leuwipanjang Erick Sudjana, pihaknya sudah memberangkatkan 16 ribu penumpang dengan 688 armada bus. ”Sementara hari ini (kemarin, Red), hanya 13 ribuan penumpang berangkat dengan 600 armada bus,” ungkap Erick kemarin.
Di musim mudik tahun ini, Dinas Perhubungan Kota Bandung menyiapkan sebanyak 1.100 armada bus untuk mengangkut calon penumpang. Armada bus ini, terdiri atas 470 armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 500 armada bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) dan 40 armada cadangan dari 45 PO bus dan nonbus. (vil/rie)
CICAHEUM - Prediksi H-3 Idul Fitri menjadi puncak arus mudik ternyata meleset. Pasalnya, momen itu terjadi pada H-2 atau Rabu (16/7). Tercatat,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Direktur PT NWR Sampaikan Duka Mendalam atas Kecelakaan Tragis di Sungai Segati
- Konsumen Bisa Ajukan Gugatan soal BBM Oplosan
- Masyarakat Keberatan Kenaikan 71,3% Tarif PAM Jaya, Francine PSI Surati Gubernur Jakarta
- Dukung Ketahanan Pangan, Polda Riau Panen 156 Ton Jagung
- Ops Keselamatan Lodaya 2025: Angka Kecelakaan Naik 100 Persen
- Penjualan Langsung Sepi, Pedagang Daging Sapi di Pasar KM 5 Palembang Berjualan Online