Preman Labrak 20 Orang, Terkapar Bersimbah Darah

Oksan kemudian dilarikan tiga rekannya ke RS Budi Mulia Bitung, namun sayangnya sudah tidak bernapas.
Tak lama kemudian pihak kepolisian mendatangi TKP. Setelah mengambil keterangan dan olah TKP, pihak kepolisian menjemput jasad korban, lalu membawanya ke RS Manembo-nembo untuk diotopsi. Korban mengalami 17 luka tusukan.
Kapolres Bitung AKBP Phielmon Ginting SIK membenarkan adanya insiden berdarah tersebut.
"Kami masih terus mendalami kasus ini, dan siang tadi (kemarin,red) sekira pukul 13.00 wita, tim buser telah berhasil meringkus salah satu tersangka berinisial FK. FK diduga sebagai pelaku utama pembunuhan itu," tutur Kapolres.
Informasi lainnya menyebutkan diduga motif pembunuhan ini karena dendam lama, dimana Oksan pernah membunuh salah satu keluarga dari FK.
Setelah bebas dari penjara korban berangkat ke Papua, dan baru kembali ke Kota Bitung pada Desember 2016. (PM)
Oksan Hakenaung (33), warga Kelurahan Madidir Unet, Lingkungan I, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Sulut, tewas mengenaskan dengan belasan tikaman
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Polresta Pekanbaru Minta Warga Laporkan Preman Berkedok Ormas Minta THR
- Profil Irjen Herry, Kapolda Riau Baru, Sosok Reserse Tangguh Pemburu Preman
- Palak Sopir Travel di Koja, Preman Ditangkap Teman-Teman Korban
- Polres Metro Jakbar Tangkap Preman yang Duduki Lahan di Daan Mogot
- Duel Maut Pelajar di Semarang, Korban Sempat Salaman dengan Pelaku Sebelum Tewas
- Kronologi Duel Pelajar di Semarang Berujung Maut, Satu Tewas Dibacok