Presdir Paramount Enterprise Mangkir dari Panggilan KPK

jpnn.com - JPNN.com - Presiden Direktur PT Paramount Enterprise Ervan Adi Nugroho dan Sekretaris PT Paramount Enterprise Vika Andreani mangkir dari panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (28/12).
Keduanya dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan suap penanganan perkara peninjauan kembali perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Ervan dan Vika seharusnya menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka bekas Presdir Lippo Group Eddy Sindoro.
"Ada dua saksi yang tidak datang terkait dengan tersangka ESI yakni Vika dan Ervan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (28/12).
Menurut Febri, seharusnya para saksi kooperatif untuk memenuhi panggilan penyidik.
Pasalnya, keterangan saksi sangat dibutuhkan untuk membongkar dugaan suap yang menyeret Chairman PT Paramount Enterprise, Eddy Sindoro.
Febri mengatakan, seharusnya keterangan saksi itu akan didalami lebih lanjut dalam rangkaian penyidikan Eddy.
Karenanya dia meminta agar saksi konsisten untuk datang dan memberikan keterangan. "Kami minta konsisten agar memberikan keterangan sebenarnya," tegas Febri lagi.
JPNN.com - Presiden Direktur PT Paramount Enterprise Ervan Adi Nugroho dan Sekretaris PT Paramount Enterprise Vika Andreani mangkir dari panggilan
- Ssst, KPK Usut Dugaan Manipulasi Keuangan PT Pupuk Indonesia
- KPK Didesak Usut Dugaan Korupsi Kepala Daerah dan 24 Camat Ini
- Eks Gubernur Malut Tutup Usia, KPK Tetap Usut Bos Halmaherah dan Blok Medan
- KPK Menggeledah Kantor Hukum Febrie Diansyah, LSAK: Tuntaskan Kasus TPPU SYL
- Ajukan Eksepsi, Hasto Sebut Daur Ulang Kasus Inkrah Ciptakan Ketidakpastian Hukum
- Bagaimana Tindak Lanjut KPK terkait Budi Karya di Kasus DJKA? Begini Kata Direktur Penyidikan